Skip to content

Cipta Rasa

18/02/2016
tags:

Kabut tebal dikala pagi; menjerat
memaksaku berjibaku menembus pekat,
Aku sendiri terselimut
embun hujan yang semakin larut

Kepul asap tembakau menambah padat
otak yang sedari tadi berpikir cepat
tentang masa lalu yang melekat.
Ada rasa terpenjara nama
Ada nama mendekap suasana
Dan suasana mengisolasi; kabut melanda.

Aku mentari
walau tebal kabutmu pagi ini
Kukan terus bersinar walau sendiri
menembusmu dari segala sisi
Agar hatimu tak lagi sepi

Aku mengerti
butuh waktu tuk memahami
segala hal yang pernah terpatri
dalam jiwamu; mengakusisi

Aku sadar
tak ada warna yang tak pudar
walau tersimpan dengan benar

Aku melihat
ada masa yang kan hanyut

Aku bersamamu, mencipta suasana baru

Iklan
6 Komentar leave one →
  1. 11/03/2016 15:33

    puisi unutuk seseorang terkasih kah kak?

  2. 22/03/2016 01:28

    dan waktu terus berlalu
    dan rasa itu
    mesti dibangun
    dengan rasa baru

  3. 23/03/2016 11:02

    suasana baru, mari kita songsong semoga lebih baik

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: