Skip to content

Loka

19/08/2015
tags:

Aku tak peduli, sepoi angin melabrakku
Aku kan tetap duduk dipematang sawah
menantimu menyapa mata mata yang lelah
Aku pemujamu tanpa harus kau tahu itu

Seringai senja dipelupuk mata
surga bagi mereka sang penabuh waktu
Melepas penat menjaring rindu
Berjuta percakapan dimulai disana

Loka kita mengobati luka
Loka kita meluapkan tawa
Loka kita bersendu mesra
Loka kita memohon ridhoNya

Aku tak peduli, malam kan tiba
jika kau telah bersamaku disini
Kita berdua saling berdiskusi
mengisi malam dengan tabula rasa

Iklan
No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: