Skip to content

Fajar

09/03/2015
tags:

Gelak tawa, tarian senja
Senyum fajar, dialektika

Wajah wajah yang bermakna
Tubuh tubuh yang bercerita
bongkar pasang segala rasa
susah, senang bersulam cinta

Percakapan ayam bersahutan
Kumandang adzan bertaluan
irama manis diujung kegelapan
Aku dan kamu saling merindukan

Aroma tanah tanah basah
menghapus sejuta lelah
Hati hati yang gundah
terhibur oleh fajar yang cerah

Manusia terperangkap sia sia
dikala Tuhan menabur benih benih cinta

Iklan
No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: