Skip to content

Rindu Kata kata

28/12/2014

Aku tak lagi memiliki kata kata
karena ia adalah jiwa yang telah tiada
Aku tak mampu berkata kata
karena ia tak lagi dapat kucumbu mesra

Aku sendiri bersama bumi
terkadang kesana kemari
mengikuti arah angin yang tak pasti
Aku masih belum mampu berdiri
melawan segala macam badai
yang tak kunjung berhenti

Kesenangan, kegembiraan hanyalah diantara
kesedihan dan kematian yang tak mengenal kita

Aku iri pada langit gelap
yang selalu berdzikir tetap
walau hujan atau bintang
yang akan datang

Aku iri pada laut biru
yang tetap tenang
walau hatinya berguncang
dan mendapat luka baru

Aku iri pada mereka
yang selalu memuja Allah
dikala miskin ataupun kaya
dan disaat senang ataupun gelisah

Aku iri pada kata kataku
yang tetap menyamangatiku
walau ia tak lagi bersamaku
diantara garis kehidupanku

Kata kataku tak hilang
hanya terkubur dibawah kaki panderman
Kata kataku tak lekang
hanya menunggu malam ia kan bertaburan
Kata kataku takkan hilang
ia hanya sembunyi dari kenyataan

Kata kataku memang sudah terkubur
namun ia kan tumbuh subur
mengakar lalu membesar
menjadi kata kata yang tak terbiar.

Aku rindu kata kataku.

Iklan
34 Komentar leave one →
  1. 28/12/2014 14:58

    Oi

  2. 28/12/2014 17:32

    Gimana kabarnya..??
    Bgm pula kabar si cantik dan si ganteng..??

  3. welly prazh permalink
    28/12/2014 23:26

    halo Moes, lama ta jumpa. Semoga kamu dan si kembar selalu sehat

    • 28/12/2014 23:30

      Amien, iya sam lama tak bersua. Saya juga sudah jarang ke malang sekarang jadinya ya di jombang saja. Apa kabar sam willy dan keluarga semoga sehat wal afiat dah

  4. welly prazh permalink
    29/12/2014 00:21

    amin Moes, sehat semua

  5. 30/12/2014 00:04

    halo, moes. Assalamualaikum. piye kabare?

  6. 30/12/2014 02:22

    Seperti aku,
    yang selalu rindu kata-katamu….,, 😀

    Salam SABUDI (Sastra Budaya Indonesia)

  7. 30/12/2014 04:04

    salute…

  8. 30/12/2014 12:38

    Aku rindu
    kata katamu ITU!

    SABUDI (Sastra Budaya Indonesia)

    • 30/12/2014 12:40

      Yap sebarkan virus itu seluas yang Om Eko bisa.. Mus biarlah disini merakitnya kembali bangkit

  9. 30/12/2014 14:56

    kata-kata puitis seperti ini yang juga saya rindukan, Moes… 🙂
    ah jadi inget lama tak bermain kata lagi 😦

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: