Skip to content

Manusia Biadab

30/12/2013
tags:

Mendung itu sembab
hujan turun enggan
Namun gemuruh petir beraduan
aku; manusia biadab
Membohongi rasa
melempar sedih
Berdiri gagah
diantara juta lara

Sungai tak deras
walau sedang hujan
Daun beterbangan
meski angin tak berhembus

Aku; manusia biadab
tak mengenal tangis
tak peduli iris
membendung gelap.

Aku; manusia biadab
tak kenalkan sedih pada tangisan
dan biarkan gagah tak tau kesedihan
dan itulah aku; manusi biadab.

Iklan
3 Komentar leave one →
  1. 02/01/2014 10:56

    akhir-akhir kutemukan puisimu penuh dengan amarah sobat

    • 02/01/2014 11:13

      entahlah.. melihat sekitar banyak sekali yang merah api
      membakar kesabaran

  2. 10/02/2014 04:08

    maka
    aku pun menuliskan
    Arus Gelombang Api

    :

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: