Skip to content

Sepilu

12/07/2013

Kumulai bertanya
pada langit gelap
Kenapa isi dunia
sepi dari bintang

Aku bersedih
merasakan sunyi

Saat fajar terbit
akupun bertanya
Kenapa daun daun
mulai berguguran

Akupun bingung
Dan akalku mulai hilang

Mengapa manusia
tak mengenal tanda tanda?

Dan andai alam bisa bersedih
ia kan menangis ria
ditengah ketidaksadaran
berjuta pikir makhluk termulia.

Iklan
7 Komentar leave one →
  1. 13/07/2013 11:41

    Salam SABUDI
    (Sastra Budaya Indonesia)

    • 13/07/2013 11:42

      hehehe masih ingat saja.. gimana buku serampai katanya? sudah cetak? boleh dunk dikirim ke rumah hehehe

      • 13/07/2013 16:36

        Masih dong, lancar bukunya.. Malam Sekopi Sunyi

        Hehehe, ga ada stok aku Mus, musti pesen dan bayar; ibarat beli juga kayak pembeli lain. Sih..

      • 13/07/2013 16:52

        owh begitu ya.. hehehe… ada versi online nya gak hehehe *ngotot gratis heheh payah.

  2. 14/07/2013 13:17

    dikau kenapa mus, belakangan ini bersedih..
    semangaaaattt..

    • 15/07/2013 11:49

      biasa mau idup gak sendiri lagi ya begini.. gak bisa jalan jalan hehehe

  3. 10/12/2013 00:17

    suka bangettt, artikelnya bagus-bagus

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: