Skip to content

Tak Beranatomi Lagi

06/12/2012
tags:

Mencemooh terik matahari
yang bawa berjuta makna
untuk manusia dan bumi
Adalah kemunafikan jiwa

Mencecar derasnya hujan
yang terserap oleh tanah
dan memberi kehidupan
Adalah pemikiran bodoh

Pohon saja tak pernah mengeluh
dikala harus tumbang oleh masa
Sungaipun tak pernah menangis
saat didera kemarau panjang
Lantas mengapa tak senang?
saat banjir mengalir deras
Lantas mengapa menderita?
kala gempa gempa itu ditabuh

Rasanya
Ada yang lupa akan jahilnya
memangkas rambut bumi semena mena
Ada yang lupa akan niatnya
membersihkan badan bumi semulusnya
Ada yang lupa akan lakunya
memotong kuku bumi sebelum waktunya
Ada yang lupa akan dirinya
meracuni nafas bumi tanpa terasa

Terus saja cemooh matahari
Ia kan semakin terik sinarnya
Terus saja cecar hujan yang tiba
Ia kan semakin deras membanjiri
Hingga semua sadar diri
bahwa tiada yang terjadi begitu saja.

Iklan
No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: