Skip to content

Opera Koruptor

27/02/2012
tags:

Kemana kita harus berlari dari tangan tangan kotor?
yang Orak arik rumah rumah kita menjadi kantor
Kemana perginya Rasa peduli tehadap kami yang lapar
membanting tulang untuk Usaha yang selalu saja digusur
Kemana ucapan ucapan kalian Pada saat ramai berkampanye
menyuarakan suara kami yang kalian Tulis dilembar reklame
Sampai kapan kami terus akan membayar Ongkang ongkangmu
sedang kami semakin kurus, melepuh, meradang tanpa Rumah

Hehehe

Kenapa kamu harus bingung sendiri, melempar cerca
pada Orang yang duduk santai penuh wibawa
diatas kursi Ruang luas, harum, pengantar tidur
Sudahlah diam tanpa Unjuk rasa diterik matahari
percuma lelah berteriak keras Pada orang tuli
yang kau terima nantinya hanyalah Sesal belaka
Mari duduk bersamaku, melihat opera badut Indonesia

Iklan
No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: