Skip to content

Mati Berarti

16/11/2011
tags:

Nita FebriAku ini binatang jalang
dari kumpulannya terbuang
Mau hidup 1000 tahun lagi
namun sebelum siang membentang
aku sudah tenggelam hilang

Aku sendiri. Berjalan
menemu bujuk pangkal akanan.
Di air yang tenang, di angin mendayu,
di perasaan penghabisan segala melaju

Tubuhku diam dan sendiri,
cerita dan peristiwa berlalu beku
Menarik menari seluruh aku
di kerdip lilin di kelam sunyi

Aku, hilang bentuk
remuk
Sekali berarti
sudah itu mati.

Kumpulan kata dan kalimat yang ada di puisi-puisinya Chairil Anwar yang kemudian saya susun menjadi sebuah puisi. Saya dedikasikan puisi ini untuk seorang sahabat yang menjadikan puisi ini sebagai puisi terakhir yang ia baca sebelum ia meninggalkan saya dan para sahabat yang mencintainya. Yusnita Febri, seorang blogger yang meninggal 15/11/2011 pukul 21:15, semangatmu, ceriamu, dan semua hala yang baik darimu takkan pernah mati didalam jiwa dan hati kami. Semoga kau tenang disana didalam pelukan sang maha kuasa. Aamiin

Iklan
4 Komentar leave one →
  1. 16/11/2011 13:49

    Aku suka puisi kamu.tetap berkarya dan jangan pantang menyerah!

  2. 23/11/2011 10:31

    engkau mengingatkanku pada dirinya
    smg ALlah merahmati beliau di alam sana

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: