Skip to content

Angan yang terlintang

04/06/2011
tags:

Terbesit olehku
bayang-bayang rumahku
dikala mentari menyapaku
dengan melati didepan kamarku

Kicau kacau subuh
lapak-lapak pasar
decat decit ringkih
Kayuh payah pekerja kasar
Membahana tak lelah
menggulung gusar
menyeka gelisah
dari hidup nan langsar

Celoteh bakul
ditemani dapur mengepul
menyimak kabar burung
yang selalu buntung
tak temu juntrung

Aku tersenyum manis
membuka mata tak simetris
lalu diam menangis
akan mimpi yang tergaris
melintangi angan yang kulukis
sebelum mata mulai terkikis

Ya Allah
Bukan tawa gulita
bukan pula tangisan senja
yang aku rindu adanya
dikala jauh darinya

Iklan
2 Komentar leave one →
  1. 18/06/2011 01:25

    Bukan apa-apa.
    Tapi dia.

    *nah lho*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: