Skip to content

Entahlah

31/05/2011
tags:

Mengenang bara
yang anti pada sepi
Menyingkapkan kembali
tirai lama.
Bedinde desa
melengkapi kota
mematuhi langgam
Simbiosiskan kelam.
Entahlah
siapa yang salah?.

 

 

 

SABUDI ‘sastra budaya indonesia’
mari kita jaga bersama!

Iklan
4 Komentar leave one →
  1. 01/06/2011 01:37

    hah,,yasudahlah kalo begitu ^^

  2. 01/06/2011 04:00

    Maaf, saya juga nggak tau siapa yg salah..
    *puisinya berat euy*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: