Skip to content

tandaku bacamu

02/04/2011
tags:

Aku tak ingin membunuh ucapmu
dengan seru ataupun tanya,
Aku tak ingin pula membelah fikirmu
dengan kutip ataupun koma,
Aku tak ingin merusak kalimatmu
dengan pisah em ataupun en,
aku juga tak mau mengulur waktumu
dengan hubung ataupun kurung.
Karena aku tak ingin semua maumu
terputus tiga titik ataupun petik.

Aku hanya ingin menjadi titik,
dikala penyingkat dan garing
terurai manis oleh jemari bibirmu.
Kaupun padaku begitu,
seperti titik koma yang tenang
ditengah kalimat berbisik.

Aku hanya titik dua
penjelas indahmu,
Dan kau si siku dua
penegas jelasku.

 

 

 

SABUDI ‘sastra budaya indonesia’
mari kita jaga bersama!

Iklan
2 Komentar leave one →
  1. 16/04/2011 10:46

    apa yang tersingkap disebalik tanda
    setiap yang terbaca
    adalah sebuah kata-kata penuh rasa
    antara dada manusia
    itupun jika aku benar adanya
    karena tanda bacamu begitu penuh makna
    yang tersampaikan dalam mata pena
    hingga aku bertanya
    tema apakah sajakmu kali ini musyaka?

    hehe…udah lama ga mampir di wp, langsung komen disini, maaf ya mus ^^

  2. 16/04/2011 17:57

    temanya iseng hehehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: