Skip to content

sekotak rokok

14/01/2011
tags:

Ia seperti gedung megah disana
tempat wakil rakyat kita berada
begitu mudah mencarinya

Ia terbungkus rapi berharga
dilapisi plastik yang kedap udara
Ia terlihat begitu mewah

Ia hanya berisi beberapa saja
namun tak terhitung oleh jemari kita
padat rapat nan mengoda

Ia bernama sekotak rokok
berisikan beberapa batang rokok
yang tak laku bila bengkok

Sekotak rokok pembungkus racun
racun yang berjajar rapi berukuran
yang rajin merayu bibir mengucapkan sanjungan
Namun ia
tetaplah racun yang mudah terbakar suasana
asapnya mengepul lalu hilang mewabah
terus begitu hingga ia menyudahi umurnya.

Rokok hanyalah wakil kebodohan
dimata kaum tak bermasa depan
yang kan hilang dimakan zaman
seperti asap yang hilang tanpa tera
seperti kretek yang terbakar tanpa sisa.
hilang tak bernama

Ia adalah sekotak rokok
yang selalu dikejar sampai terseok seok
Walau harus keok
kehilangan nikmat sesendok.

 

 

SABUDI “sastra budaya indonesia”
mari kita jaga bersama!

Iklan
6 Komentar leave one →
  1. 16/01/2011 06:38

    wah jadi ingat Mas Agung nie yg HS multiply nya orang tua merokok sangat laju…….

  2. 17/01/2011 07:25

    sekotak rokok
    yang dibalik bungkusnya ada pemberitahuan bahayanya
    namun tetap saja dirokok
    sekotak rokok
    perlahan tapi pasti yang akhirnya menggorok

    hemm….polusi dalam penyakit (jiwa dan raga)

  3. 18/01/2011 06:47

    iya ya benar……

  4. 19/01/2011 02:24

    aha, salut banget aku, ternyata sekotak rokok bisa menjadi puisi yang bagus dan enak dibaca; jujur, kok ya kepikiran ya, padahal aku sering macet mo menulis puisi tentang apa ya? Membaca puisi-puisi di blog ini, berarti aku telah belajar banyak hal… makasih ya…

    • 19/01/2011 09:12

      hari hari mu adalah puisimu
      dan puisimu adalah mentari esok hari.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: