Skip to content

menelponmu sayang

10/12/2010
tags:

Pikirku mulai menjalang
inginku membunuh siang
lantas kubangunkan petang.
Rasa pening ingin kubuang
dan ku jamah rasa senang,
bercumbu denganmu sayang
sampai pagi kan menjelang.
Ditemani debu-debu terbang
ku tak berhenti berdendang,
memujimu diatas tikar usang
persis seperti orang sembahyang.
Hatiku mulai mengerang
suaranya menembus lapisan ruang
menggaris tinggi menjulang
menyapamu di ujung gagang.
Ku telepon dirimu sayang
bercerita kisah kisah panjang
tentang salah yang terbentang,
luas, jauh kurentang.
Pikirku tak pernah panjang
seperti air yang ku jerang
dari tenang menjadi berang.
Tubuhku mudah terlelang
dibujuk rayuan juang,
tak bisa ia seperti bintang
berkerlap kelip tenang
walau amuk angin menyerang.
Pikirku mulai menjalang
inginku membunuh siang
lalu ku bangunkan petang
menelponmu sayang.

SABUDI “sastra budaya indonesia”
mari kita jaga bersama!

Iklan
No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: