Skip to content

berdirilah sendiri

02/11/2010
tags: ,

Omongmu hanya angin
yang menyapu kota
merusak suasana
lebih cepat dari puting beliung

Prilakumu hanya robotik
tak pernah berfikir
taati perintah
lebih bodoh dari eco bot

Otakmu adalah huruf O
yang berbentuk lingkaran
kosong tak berisi
dan berbunyi Oooo begitu.

Akhlaqmu hanyalah nama
yang berubah sewaktu-waktu
dikala butuh
dan tertinggal jauh

Sekarang, kau mengajakku berdiri
mengibarkan bendera yang sering kau lukai
sang merah putih.
Berdirilah sendiri, aku berkata dari hati.
Biarlah aku pilih jalanku sendiri
tuk gambarkan pelangi
menghibur negri ini.

SABUDI “sastra budaya indonesia”
mari kita jaga bersama!

Iklan
One Comment leave one →
  1. 06/11/2010 14:55

    salam kenal, kunjungan balik ditunggu di sini http://ramlannarie.wordpress.com/ dan http://ramlannarie.blogspot.com/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: