Skip to content

menjadi satu

17/06/2010
tags: ,

Secangkir cinta penghangat rasa
mendekap erat pribadi kita
Melodi rindu bergelayut
memaksa kita berdansa bersama
diatas kesabaran
diantara angan juga mimpi
Menginjak sajadah jauh membentang
di garis waktu yang panjang

Rona-rona langit malam
menggambar pijaran bintang
diatas kelipan kunang
Apalah lautan apalah daratan
Tetaplah rindu tak bisa diredam

Kincir angin terus berputar
menanda kasih kita, tak pernah pudar

Hatiku hatimu
Ragaku ragamu
menanti kita, menjadi satu
mewarna dunia sampai tiada
mengukir indah akhirat diakhirnya

SABUDI “sastra budaya indonesia”
mari kita jaga bersama!

Iklan
8 Komentar leave one →
  1. 17/06/2010 14:49

    berjalan lewat tengah hari
    melangkah di bawah samar tebing
    datang menggenggam ambisi

    diam menatap keraguan
    melangkah menginjak kerikil tajam
    debu berputar mengikuti suara angin
    berputar menjejali kejengahan
    tertindas
    terlempar
    jatuh terkapar

    nanar meraih angan
    berlari mengejar asap pembakaran
    tersandung batu kecongkakan
    tersedu
    terduduk menunduk

    sampaikan ..!
    kabar mengembara
    berita bencana

    hentikan semua..!
    kabar menari
    berita berjingkrakan kesetanan

    bawakan kepadaku
    tetesan embun
    bukan badai gunung menggulung
    hembusan angin
    bukan auman kabut mencakar

    sampaikan…!
    kabar
    berita
    tentang perjalananku

  2. 17/06/2010 15:01

    Surat-surat kabar terbakar oleh kebodohan
    air mata terkuras habis oeleh kecerobohan

    Dunia hayalah bola
    yang tersepak kesana kemari
    dibawah kaki

    Bukan permata bukan berlian
    yang kau genggam
    kau simpan
    sampai matimu.

    Kabar burung berkicauan
    mengabstrak ria dengan fatamorgana
    dihutan basa
    di gurung kering.

    Orang cerdas adalah ia
    yang berani menghadapi semua
    dengan langkah tanpa batas
    menerima apa yang ada.

  3. 19/06/2010 09:56

    mencari dan mencari
    terus mencari di relung kesunyian
    mencoba menemukan
    mencoba membangkitkan

    dan terus mencari

  4. 19/06/2010 09:59

    menari bersama waktu
    hingga jenuh lelah menjemput
    dan manusia tenggelam dalam ketakutan

  5. Reichiichan permalink
    11/11/2010 11:35

    “mewarna dunia sampai tiada
    mengukir indah akhirat akhirnya”

    berguna sekali 😀
    kebetulan saya sedang mendapat tugas untuk menjelaskan tentang puisi roman.
    saya pakai ya, tentu sepenuhnya penuh credits dari anda.
    trims. 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: