Skip to content

Bioskop Tua

07/06/2010
tags:

Bioskop tua kampung theater
tepian sungai, tengah kota
Merah muda dihijaunya kota santri
memutih dimakan zaman tak kembali

Dua ruang gelap, bersinar proyektor tua
melahap cinta bercerita setiap minggunya
Memberikan hangat pada dinginnya ruang
mengadu mulut didalam remang

Bioskop tua kampung theater
Ruang ganti wanita, bersandiwara
merajut benang merah, jadi realita
Romansa ruang biru dongker
memperjaka lelaki intelektual
berlaku bak anjing binal
serasa dunia hanya milik mereka
Menggonggong tiada nyalinya.

Bioskop tua tengah kota
menjamur satu menguman ria
Berdiri di era tua
lapak nafsu bintang lima
Sampai kota menjadi tua.

Iklan
No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: