Skip to content

diammu seribu

02/02/2010
tags:

kau bukan presiden
kau sama sepertiku
kau bisa bicara
kau bisa melihat
dan kau bisa mendengar

diammu seribu tanya
diammu sejuta angan
diammu tak kudengar
dan aku tak mengerti maumu

jemariku menari untuk mu
menuliskan rindu kata-kata
pada bibir manis tak bergincu
setia menemani nafasku

bicaralah padaku apa maumu
bukan dg merah pipimu
bukan pula dg senyum bibirmu
dan tatapan tajam bola matamu

kata-katamu dirindukan hari dan waktu
walau hanya satu kata SEMANGAT!

Iklan
8 Komentar leave one →
  1. 02/02/2010 03:42

    aksaramu bisu, namun indah

  2. 02/02/2010 04:08

    diam, sunyi, namun lahirkan ragam abjad
    salam kenal..

  3. link permalink
    02/02/2010 13:10

    chyeeehh chyeeeh… emang ya… kadang yang penting siapa yang ngomong… bukan apa yang diomongin 😛

  4. 03/02/2010 03:52

    kata-kata yang dirindukan hari dan waktu
    bukan hanya janji semu
    tapi sebuah bukti darimu
    bahwa diam tak selalu bisu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: