Skip to content

Mawar Rafflesia

27/01/2010
tags: ,

Bau bau bunga dikebun hikmah
harumnya mawar menebar pesona
mendiamkan raflesia diujung sana
Mata mata memandang
indahnya mawar merah berkaca-kaca
melipat wajah dari rafflesia

Umpatan terungkap
bermacam caci rafflesia terima
dan jadilah bangkai
nestapa disamping mawar
yang semakin mekar
dalam pujian kata penuh akar

Pasukan nafsu berdendang memetik mawar
berhati-hati dilancip duri-durinya
Debu-debu tarian mengepul
mematikan perlahan rafflesia
menjadikannya bangkai bertambah bangkai

Adalah mawar
merah mekar harumnya tesebar
Mempesona bola-bola mata
Menggoda tangan-tangan jail memetiknya
Merayu bibir-bibir manis menciumnya

Dan adalah ia rafflesia
yang besar mempesona dijauhnya mata
Mengundang lalat mendekat
menikmati bau-bau tubuh bangkainya
Merayu umpatan terucap membabi buta
Menggoda mawar mengerti adanya

Mawar rafflesia dikebun hikmah
Rafflesia membangkai busuk
diwanginya mawar merah mempesona

SABUDI “sastra budaya indonesia”
mari kita jaga bersama!

Iklan
6 Komentar leave one →
  1. 28/01/2010 07:59

    mawar tak sama rafflesia
    karena bau pertanda juga
    bukan merendahkan rafflesia
    tapi mawar akan lebih indah tentunya
    dengan duri yang melindunginya
    akan semakin indah kala dipetik oleh yang punya
    maka biarlah rafflesia dengan baunya
    karena ia dicipta sesuai aturan Tuhannya

  2. 16/02/2010 10:20

    weeeeee keseimbangan hehe yang jelek akan dapat yang cakep dan yang cakep akan dapat yang jelek. tapi seberapa seh ukuran cakep dan jelek?? yang penting kan hati hehehehehe nyambung gak seh???? huahahahaha persepsi ku lain kek nya. maaf dah kalau lain 😀

  3. 16/02/2010 11:12

    eheehe entahlah seberapa mus juga tidak tau hehehe..
    presepsi boleh berbeda tp yg tertulis tetaplah itu adanya

  4. 16/02/2010 11:41

    kusalut ma dirimu Mus, GIGIH, PENUH SEMANGAT, PANDAI, TAAT AGAMA DAN HEBAT

    Andai saja semua pemuda jaman globalilasasi seperti dirimu, makmurlah Indonesia yang selalu kau banggakan dan kau cintai itu. Jujur, aku saja belom bisa mencintai Indonesia sebesar itu, hmmm mungkin cintaku sudah habis terkikis usia hehehehehehe

    HAI KAU…..
    ANAK MUDA DI UJUNG SANA
    SEMANGAT!!!
    INDONESIA MENUNGGUMU

    🙂

    • 16/02/2010 11:43

      aku mencintainya karena hanya dia inspirasiku..
      tiada dia tiadalah tulisanku..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: